iRon Service

10 Penyebab Laptop Cepat Panas, Jangan Sepelekan!

Kaget tiba-tiba laptop panas saat Anda pakai? Padahal, sebelumnya laptop tidak pernah sepanas yang saat ini Anda alami? Lalu, apa sih penyebab laptop cepat panas?

Laptop yang cepat panas, tidak bisa Anda abaikan begitu saja. Apalagi, Anda belum pernah mengalami suhu laptop yang tiba-tiba naik saat Anda gunakan. Tentu, kondisi ini membuat sebagian orang cukup khawatir, termasuk Anda bukan?

Pertanyaannya, apakah berbahaya jika laptop panas? Apa yang harus dilakukan jika laptop panas?

Semua ada solusinya. Jadi tenang saja, Anda bisa menyimak apa saja penyebab dan solusi untuk mengatasi laptop cepat panas.

Penyebab Laptop Cepat Panas dan Mengatasinya

Ada berbagai langkah alternatif mengatasi laptop cepat panas. Namun, untuk mengatasinya, Anda perlu tahu penyebabnya agar tindakan perbaikannya sesuai dengan faktor pemicunya.

laptop panas padahal tidak dipakai

1. Thermal Paste Mengering

Thermal paste sendiri merupakan salah satu komponen penting di dalam laptop. Posisinya biasanya berada di atas prosesor dan berfungsi untuk mengurangi hawa panas yang dihasilkan oleh prosesor.

Jika intensitas penggunaan laptop lama maka kinerjanya pun akan semakin menurun. Masalah ini biasanya terjadi pada laptop berusia 3 – 4 tahun. Umumnya, thermal paste yang kinerjanya berkurang tersebut karena faktor pemakaian.

Solusi :

Cara terbaik jika memang penyebabnya karena mengeringnya bagian thermal paste adalah dengan mengganti thermal paste.

2. Penyumbatan Ventilasi Udara di Laptop

Tak bisa memungkiri, salah satu faktor penyebab overheating pada laptop adalah adanya penyumbatan di bagian ventilasi udara.

Sebab, ventilasi pada laptop merupakan jalur sirkulasi udara yang mengalir berasal dari kipas internal sebagai penjaga suhu.

Letaknya pun berbeda-beda, tergantung tipe dan merk laptop. Umumnya letaknya berada di bawa, di samping, ataupun di samping depan laptop.

Jika ventilasi udara tertutup debu, maka laptop akan menjadi cepat panas mengingat sirkulasi udara yang tidak lancar akibat ada penyumbatan.

Solusi :

  • Pastikan ventilasi laptop tidak tertutup oleh benda-benda atau terhalang oleh permukaan datar.
  • Gunakan laptop di permukaan yang keras dan rata untuk memastikan ventilasi tetap terbuka.
  • Bersihkan kipas dan ventilasi secara berkala dari debu dan kotoran.

3. Overutilization dan Multitasking Berlebih

Kemudian, faktor lain yang menyebabkan suhu laptop cepat panas karena adanya aktivitas multitasking yang berlebih.

Menjalankan aplikasi berat atau melakukan multitasking yang berlebihan dapat menyebabkan laptop bekerja keras. Maka, kinerja laptop yang berat ini akan membuat area internal laptop menjadi cepat panas.

Solusi :

  • Tutup aplikasi yang tidak diperlukan atau gunakan utilitas manajemen tugas untuk mengidentifikasi dan menghentikan proses yang membebani sistem.
  • Tambahkan RAM jika diperlukan untuk meningkatkan kapasitas multitasking.

4. Kipas Tidak Bekerja Optimal

Berikutnya, ada beberapa faktor yang membuat laptop panas, salah satunya yaitu kipas yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ini biasanya merupakan penyebab kenapa laptop cepat panas dan kipas berbunyi.

Jika kipas tidak berfungsi dengan normal, tentu saja secara otomatis akan menyebabkan hawa panas di dalam laptop menumpuk sehingga sangat sulit untuk keluar.

Mengingat sirkulasi udara yang tidak baik juga dipicu karena tidak berfungsinya kipas. Sehingga, dampaknya adalah hawa dingin pada komponen di dalam laptop tidak bisa dialirkan.

Solusi :

  • Menambahkan cooling pad eksternal
  • Membersihkan kipas yang terhambat debu atau kotoran
  • Mengganti kipas internal

5. Ada Hardware yang Rusak

Lalu, kondisi hardware yang bermasalah di dalam laptop pun menjadi pemicu suhu panas dalam laptop cepat naik. Umumnya, seperti prosesor atau GPU yang memang kinerjanya paling tinggi saat Anda menyalakan laptop.

Prosesor atau kartu grafis yang sudah tua atau mengalami kerusakan dapat menyebabkan laptop bekerja lebih keras. Kondisi tersebut pun akan dengan cepat menghasilkan lebih banyak panas.

Solusi :

  • Pertimbangkan untuk mengganti komponen yang usang atau rusak.
  • Perbarui driver hardware secara berkala.
mengatasi laptop panas dan lemot

6. Usia Baterai yang Sudah Mulai Usang

Faktor pemakaian yang sudah lama atau intensitas penggunaan laptop tinggi memang jadi sebab umum kenapa suhu dalam laptop cepat panas.

Salah satu komponen yang terdampak selain komponen sistem adalah sektor baterai yang sudah mulai menurun kinerjanya.

Bukan tanpa alasan mengingat baterai yang sudah tua dapat memicu suhu panas ekstra. Khususnya, saat pengisian daya atau digunakan secara intensif.

Solusi :

  • Ganti baterai dengan baterai baru yang original.
  • Gunakan koneksi listrik langsung (lepas baterai) saat laptop hidup.
  • Istirahatkan laptop beberapa menit di sela-sela penggunaan untuk mengurangi suhu panas akibat dari baterai laptop yang sudah mulai menurun kinerjanya.

7. Meletakkan Laptop di Atas Kasur/Sofa

Perlu Anda ketahui, ternyata overheating laptop pun bisa terjadi karena meletakkan laptop di atas kasur atau sofa yang empuk.

Kenapa? Alasannya, karena bahan lunak (kasur/sofat) akan menutupi ventilasi pada laptop. Dengan begitu maka dapat menghambat sirkulasi udara dan memicu peningkatan suhu.

Maka, Anda sebaiknya meletakkan laptop di atas meja atau benda keras yang rata untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam laptop.

Solusi :

  • Gunakan laptop di permukaan yang keras, rata, dan memungkinkan sirkulasi udara.
  • Hindari penggunaan laptop di tempat tidur atau permukaan lunak lainnya.

8. Intensitas Penggunaan Laptop Tinggi

Apakah Anda sering menggunakan laptop berjam-jam? Jika demikian maka jelas saja jika suhu laptop cepat panas meski baru Anda beli.

Selain itu, pemakaian laptop yang lama selama berjam-jam juga akan berpengaruh pada kinerja dari beberapa komponen. Di mana tiap komponen tersebut membutuhkan daya baterai yang bisa saja performanya menurun karena pemakian sangat lama.

Solusi :

  • Mengurangi penggunaan laptop, dibuka jika perlu saja.
  • Menambah cooling pad sebagai langkah untuk menekan suhu laptop yang panas.

9. Menjalankan Program/Game Berat

Apakah Anda sering menjalankan program berat seperti game misalnya? Jika demikian maka wajar jika laptop Anda cepat mengalami panas.

Maka dari itu, hindari menjalankan beberapa aplikasi atau program dalam satu waktu mengingat akan menyedot daya baterai yang lebih besar.

Program yang berjalan tentu akan banyak menguras daya baterai karena satu program memiliki kebutuhan daya yang berbeda-beda.

Solusi ;

  • Hapus program yang berjalan di latar belakang
  • Uninstall aplikasi yang tidak Anda perlukan

10. Pemakaian yang Berlebih

Di sisi lain, penggunaan laptop yang berlebih dalam waktu beberapa jam, tentunya akan berdampak juga pada suhu laptop yang panas. Apalagi, jika Anda menggunakannya untuk main game berat atau membuka aplikasi.

Solusi :

  • Selalu gunakan cooling pad saat menghidupkan laptop.
  • Kurangi intensitas pemakaian laptop (gunakan jika perlu saja)
  • Pertimbangkan untuk mengganti baterai jika sudah melewati umur pakainya.
laptop cepat panas dan kipas berbunyi

Bagaimana? Tentunya dengan mengenali beberapa faktor yang jadi penyebab laptop cepat panas di atas, Anda pun lebih mudah dalam mengambil langkah-langkah mengatasi yang sesuai,

Anda dapat menjaga laptop Anda tetap dingin dan berkinerja optimal. Selalu perhatikan suhu laptop dan ambil tindakan jika Anda mendeteksi gejala panas berlebih.

Leave a Comment