Siapa sangka, penyebab laptop lemot itu tidak hanya karena masa pakainya saja. Bahkan, laptop baru pun bisa cepat lemot karena beberapa alasan. Sebabnya pun bisa dari faktor pemakaian ataupun masalah lain yang mungkin tidak disangka.
Di sisi lain, seringkali juga terlontar pertanyaan kenapa laptop lemot padahal memori masih banyak? Apa sebab laptop jadi lambat kalau untuk membuka aplikasi khusus?
Sebenarnya, ada berbagai pemicu yang membuat laptop lemot. Lebih dari itu, mungkin saja penyebabnya tidak Anda duga. Mau tahu apa saja faktor pemicu laptop lambat? Simak saja penyebab sekaligus solusi untuk mengatasi laptop lemot berikut.
Baca juga : Penyebab Laptop Mati Sendiri dan Cara Mengatasinya
Mengatasi Laptop Lemot: Penyebab dan Solusinya
Laptop berkinerja lambat dapat menjadi masalah umum yang sering dihadapi para pengguna. Tapi tenang karena sebagian besar masalah tersebut bisa teratasi dengan memahami lebih dulu beberapa penyebabnya sebagaimana uraian di bawah ini.

1. Pembaruan Sistem Tertunda/Error
Pernahkah saat Anda hendak mematikan laptop tiba-tiba ada notifikasi pembaruan/update system software Windows?
Jika memang demikian maka Anda sebaiknya sambungkan laptop ke internet agar laptop memperbarui sistem secara otomatis.
Alasannya, laptop yang tidak diperbarui dengan sistem operasi terbaru akan sangat berpotensi membuat laptop Anda mengalami kinerja buruk. Khususnya bagi Anda pengguna software Windows 10 ataupun 11.
Ini merupakan salah satu cara mengatasi laptop lemot Windows 10 maupun Windows 11.
Adapun untuk solusi yang bisa Anda lakukan antara lain:
- Mengaktifkan pembaruan otomatis untuk sistem operasi dan perangkat lunak.
- Periksa pembaruan perangkat keras (hardware) yang mungkin diperlukan.
2. Terlalu Banyak Program Berjalan Secara Bersamaan
Suka buka beberapa program/aplikasi di laptop secara bersamaan? Jika demikian maka wajar jika laptop Anda lemot.
Karena banyaknya program dan aplikasi yang berjalan secara bersamaan akan menguras sumber daya sistem. Tidak terkecuali juga akan menguras daya baterai.
Di sini, memori RAM dipaksa untuk menjalankan sistem secara bersamaan. Belum lagi jika program yang dibuka membutuhkan memori besar, pastinya akan membuat performa RAM Anda menjadi berat. Ujung-ujungnya jadi lemot.
Jika memang kebutuhan mengharuskan Anda membuka beberapa program laptop dalam satu waktu maka solusinya :
- Tutup aplikasi yang tidak digunakan.
- Gunakan utilitas manajemen tugas untuk mengidentifikasi program yang memakan banyak sumber daya.
- Upgrade RAM jika memungkinkan.
3. Ruang Penyimpanan (SSD/Harddisk) yang Terbatas
Penyebab laptop lemot parah juga bisa saja dipicu karena minimnya ruang penyimpanan pada laptop. Baik penyimpanan SSD maupun harddisk.
Terbatasnya kapasitas ruang penyimpanan akan langsung berdampak saat kondisinya yang sudah banyak file tersimpan mendekati batas maksimum.
Anda bisa cek dulu Local Disk laptop Anda. Cek apakah kapasitas ruang simpannya sudah mendekati batas maksimum atau belum. Jika sudah mendekati batas maksimal maka solusinya :
- Hapus file atau program yang tidak diperlukan.
- Pindahkan file besar ke eksternal atau cloud storage.
- Gunakan aplikasi pembersih disk untuk membersihkan file sementara dan sampah.
4. Malware atau Virus
SSD/harddisk normal, RAM masih perform, minim program yang diinstal, tapi laptop kok masih lemot ya?
Besar kemungkinan penyebabnya adalah malware atau virus yang menjangkiti laptop.
Sumber munculnya virus beragam. Bisa dari online saat Anda mendownload aplikasi ataupun menginstall aplikasi bajakan.
Biasanya, virus pada laptop memakan RAM atau memenuhi ruang penyimpanan tanpa terdeteksi sehingga memicu penurunan performa laptop.
Untuk mengatasi sekaligus pencegahannya, Anda bisa melakukan beberapa langkah preventif. Antara lain :
- Gunakan perangkat lunak antivirus yang terkini.
- Lakukan pemindaian sistem secara rutin dengan antivirus bawaan (Windows Security)
- Hindari mengklik tautan atau lampiran yang mencurigakan.
5. Kinerja Hardware yang Lemah
Tidak hanya software saja, bisa jadi karena kinerja hardware pada laptop yang menurun karena pemakaian.
Intensitas pemakaian laptop yang tinggi adalah faktor utama yang jadi pemicu penurunan kinerja hardware pada laptop.
Penyebab laptop lemot saat dihidupkan menjadi tanda utama jika hardware pada laptop sudah lemah.
Oleh karenanya, alternatif yang bisa Anda lakukan adalah :
- Upgrade RAM untuk meningkatkan kapasitas memori.
- Ganti hard drive dengan SSD untuk peningkatan kecepatan baca/tulis.
- Periksa kondisi baterai dan ganti jika perlu.

6. Masa Pakai Laptop yang Sudah Lama
Tak hanya berbagai penyebab di atas saja, pemicu utama yang membuat laptop lemah juga bisa dari faktor pemakaian laptop itu sendiri.
Semakin lama usia laptop dan tingginya intensitas penggunaannya, tentu akan berpengaruh pada kinerja komponen di dalamnya. Bisa dari hardware maupun software.
Solusi satu-satunya untuk mengatasi lemotnya laptop karena faktor pemakaian adalah :
- Upgrade software/hardware ke yang lebih baru/seri di setingkat atasnya.
- Hapus cache dan foto yang tidak terpakai
7. Hardware Terlalu Panas
Sering tidak disadari, hardware pada laptop yang mengalami overheat juga berpotensi besar memicu kinerja laptop lemah.
Sebabnya tak lepas dari suhu panas pada hardware yang tentunya berpengaruh dengan performa kecepatan dalam memproses data.
Seringkali kejadian overheat pada laptop diabaikan. Padahal, jika dibiarkan maka dampaknya tak hanya laptop lemot. Lebih dari itu, kerusakan hardware pun sangat dimungkinkan terjadi.
Panas berlebih pada laptop juga bisa terpicu karena kondisi cuaca luar yang suhunya tinggi. Untuk Anda yang perlu menggunakan laptop dengan intensitas tinggi, sangat disarankan melakukan berbagai langkah pencegahan.
Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan berbagai tindakan sederhana. Antara lain :
- Menggunakan kipas (cooling pad).
- Tidak menaruh laptop di atas kasur atau media yang minim ruang sirkulasi udara.
- Selalu membersihkan cache secara rutin.
8. Kegagalan Sistem Hardware
Berbagai cara mengatasi laptop lemot saat dinyalakan tentu bisa Anda lakukan sesuai kondisi laptop. Namun bagaimana bila laptop masih saja lemot performanya?
Jika demikian maka masalahnya bisa jadi terletak pada kegagalan sistem hardware yang tidak bisa memproses.
Kondisi gagal sistem perangkat keras (hardware) seperti ini biasanya sulit untuk diatasi. Salah satu solusinya dengan mengganti atau upgrade hardware dengan yang baru.
Maka, untuk mengatasinya, Anda perlu melakukan tindakan pencegahan. Seperti :
- Menginstall aplikasi yang sesuai tingkat performa hardware pada laptop
- Rutin melakukan pembersihan cache
- Mengurangi intensitas penggunaan laptop (jika diperlukan saja)
9. Kipas Internal Mati
Siapa sangka, kipas (cooling pad) yang ada di dalam laptop ternyata juga bisa jadi pemicu laptop lemot.
Kenapa demikian? Alasannya karena kipas internal tersebut berfungsi sebagai pendingin suhu agar suhu di dalam laptop tetap terjaga (tidak panas).
Jika kipas mati maka akan menyebabkan laptop panas sehingga sangat memicu pada proses kinerja hardware melemah.
Solusinya cukup mudah. Adapun cara untuk mengatasi jika kipas internal laptop mati adalah :
- Rajin membersihkan kipas/cooling pad laptop (bongkar laptop)
- Menambahkan cooling pad eksternal untuk memaksimalkan kestabilan suhu pada laptop.

10. Sistem Operasi Tidak Kompatibel
Terakhir, faktor yang membuat kinerja laptop Anda lemah juga sangat mungkin dipicu karena tidak kompatibelnya sistem operasi pada laptop.
Biasanya, aplikasi/program komputer menyesuaikan dengan tingkatan sistem operasi terbaru. Jika laptop Anda masih menggunakan sistem operasi lama maka besar kemungkinan laptop mengalami penurunan performa.
Solusinya :
- Update sistem operasi ke versi terbaru
- Perbarui software yang masih menggunakan versi lama
- Menghapus program yang tidak sesuai/kompatibel dengan sistem operasi pada laptop Anda.
Dari 10 pemaparan soal pemicu performa laptop yang lemah di atas, tentu bisa membantu Anda mengenali penyebab sekaligus solusi mengatasinya. Hanya saja, akan lebih baik jika kondisinya sudah sulit diperbaiki sendiri, bawa laptop Anda ke tukang servis laptop profesional yang kredibel.
Di sisi lain, Anda juga bisa melakukan tindakan pencegahan yang sudah dipaparkan di atas. Tujuannya agar kendala laptop lemot bisa diminimalisir dengan perawatan preventif yang tepat.
Sampai di sini, apakah 8 penyebab laptop lemot di atas sudah bisa membantu Anda untuk mencari solusi perbaikannya? Tentu dengan mengenali faktor penyebabnya dulu maka Anda akan segera mendapatkan solusi yang tepat dan sesuai.